Jumat, 22 November 2013

CONTOH KASUS 1 PRAKTEK BISNIS TIDAK BERETIKA

TEMPO Interaktif, Jakarta: Perkara dugaan pelanggaran praktek monopoli yang dilakukan PT Carrepur Indonesia memasuki tahap baru. Hasil rapat pleno Komisi Pengawas Persaingan Usaha memutuskan perkara dugaan monopoli yang dilakukan Carrepur dilanjutkan ke pemeriksaan lanjutan.

“Hasil pemeriksaan pendahuluan semakin memperkuat dugaan pelanggaran sehingga perkara dilanjutkan,” ujar Direktur Komunikasi Komisi Pengawas Persaingan Usaha, Djunadi saat dihubungi Tempo, Rabu (13/5).
Selain itu pelanggaran pasal yang dikenakan juga bertambah dari sebelumnya dua pasal menjadi empat pasal Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Keempat pasal tersebut antara lain, pasal 17 tentang penguasaan produksi, pemasaran dan jasa; pasal 20 tentang penetapan harga rendah untuk menyingkirkan pesaing; pasal 25 tentang penyalahgunaan posisi dominan; dan pasal 28 tentang peleburan badan usaha yang menimbulkan monopoli.

Ketua tim pemeriksa KPPU Dedie S. Martadisastra menuturkan, penambahan pasal ini dimungkinkan karena adanya data-data baru yang didapat dari pemeriksaan pendahuluan. “Kami telah memanggil pemasok, Departemen Perdagangan, dan Carrepur. Hasilnya justru semakin memperkuat bukti pelanggaran,” kata dia.

Langkah ini juga dilakukan karena tidak ada perubahan perilaku yang dilakukan Carrepur dalam batas pemeriksaan pendahuluan yang berakhir Rabu (13/5) ini.

Djunaidi menjelaskan, dalam pemeriksaan lanjutan, KPPU tidak hanya berwenang meminta keterangan dari pihak terkait, tapi juga memeriksa dokumen termasuk persyaratan pedagangan (trading term) yang ditetapkan Carrepur kepada pemasok. “Isu hukumnya lebih komprenensif, pembuktian bukan sekedar klarifikasi tapi lebih mendetail,” tutur Djunaidi.

Komisi Pengawas Persaingan Usaha memperkarakan akuisisi Carrepur dengan dugaan tindakan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999. Pasca akuisisi dengan PT Alpo Retalindo, Carrepur menguasai pasar retail 48,38 persen, meningkat dari sebelumnya 37,98 persen.

Carrepur juga menguasai 66,73 persen pasar pemasok dari sebelumnya 44,72 persen. Melonjaknya pangsa pasar tersebut membuat perusahaan itu leluasa menetapkan biaya tinggi kepada pemasok.

Analisis :
Pelanggaran dengan  melakukan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat mengakibatkan kerugian bagi sebuah pesaingnya yang lebih kecil, sehingga mengakibatkan melonjaknya pangsa pasar tersebut membuat perusahaan itu leluasa menetapkan biaya tinggi kepada pemasok.

Baca Selengkapnya...

Minggu, 06 Oktober 2013

Contoh Kasus Etika Bisnis

1. Melubernya lumpur dan gas panas di Kabupaten Sidoarjo yang disebabkan eksploitasi gas PT. Lapindo Brantas.

2. Obat antinyamuk HIT yang diketahui memakai bahan pestisida berbahaya yang dilarang penggunaannya sejak tahun 2004. Dalam kasus Lapindo, bencana memaksa penduduk harus ke rumah sakit. Perusahaan pun terkesan lebih mengutamakan penyelamatan aset-asetnya daripada mengatasi soal lingkungan dan sosial yang ditimbulkan. Pada kasus HIT, meski perusahaan pembuat sudah meminta maaf dan berjanji akan menarik produknya, ada kesan permintaan maaf itu klise. Penarikan produk yang kandungannya bisa menyebabkan kanker itu terkesan tidak sungguh-sungguh dilakukan. Produk berbahaya itu masih beredar di pasaran.


3. Kondisi lain adalah adanya kondisi masyarakat papua yang masih terbelakang, sementara hasil kekayaan yang dimiliki wilayah tersebut diambil oleh PT. FREEPORT tanpa meningkatkan kesejahterahaan masyarakat sekitarnya.
Atas kasus-kasus itu, perusahaan-perusahaan tersebut terkesan melarikan diri dari tanggung jawab.


4. Sebelumnya, kita semua dikejutkan dengan pemakaian formalin pada pembuatan tahu dan pengawetan ikan laut serta pembuatan terasi dengan bahan yang sudah berbelatung.



Dari beberapa kasus yang sudah ada dapat disimpulkan bahwa perusahaan bersedia melakukan apa saja demi laba dan telah mengabaikan tanggung jawabnya. Dalam bisnis satu-satunya etika yang diperlukan hanya sikap baik dan sopan kepada pemegang saham. Harus diakui, kepentingan utama bisnis adalah menghasilkan keuntungan maksimal. Fokus itu membuat perusahaan yang berpikiran pendek dengan segala cara berupaya melakukan hal-hal yang bisa meningkatkan keuntungan. Kompetisi semakin ketat dan konsumen yang selalu memenuhi kebutuhan sering menjadi faktor pemicu perusahaan mengabaikan etika dalam berbisnis.
Agar kejadian diatas tidak berulang, sebaiknya pemerintah lebih tegas terhadap individu, organisasi maupun institusi yang melakukan pelanggaran dalam etika bisnis, melakukan pengawasan yang ketat  dan membuat undang-undang yang dapat memberikan hukuman yang dapat membuat pelaku jera.

Baca Selengkapnya...

ETIKA BISNIS

Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, masyarakat.

Etika bisnis merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis (Velasquez, 2005). Dalam menciptakan etika bisnis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain adalah:
1. Pengendalian diri
2. Pengembangan tanggung jawab social (social responsibility)
3. Mempertahankan jati diri dan tidak mudah untuk terombang-ambing oleh pesatnya perkembangan informasi dan teknologi
4. Menciptakan persaingan yang sehat
5. Menerapkan konsep “pembangunan berkelanjutan”
6. Menghindari sifat 5K (Katabelece, Kongkalikong, Koneksi, Kolusi, dan Komisi)
7. Mampu menyatakan yang benar itu benar
8. Menumbuhkan sikap saling percaya antara golongan pengusaha kuat dan golongan pengusaha ke bawah
9. Konsekuen dan konsisten dengan aturan main yang telah disepakati bersama
10. Menumbuhkembangkan kesadaran dan rasa memiliki terhadap apa yang telah disepakati
11. Perlu adanya sebagian etika bisnis yang dituangkan dalam suatu hokum positif yang berupa peraturan perundang-undangan
Etika Bisnis dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur, transparan dan sikap yang profesional.
Tiga pendekatan dasar dalam merumuskan tingkah laku etika bisnis, yaitu :
  1. Utilitarian Approach : Setiap tindakan harus didasarkan pada konsekuensinya. Oleh karena itu, dalam bertindak seseorang seharusnya mengikuti cara-cara yang dapat memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat, dengan cara yang tidak membahayakan dan dengan biaya serendah-rendahnya.
  2. Individual Rights Approach : Setiap orang dalam tindakan dan kelakuannya memiliki hak dasar yang harus dihormati. Namun tindakan ataupun tingkah laku tersebut harus dihindari apabila diperkirakan akan menyebabkan terjadi benturan dengan hak orang lain.
  3. Justice Approach : Para pembuat keputusan mempunyai kedudukan yang sama, dan bertindak adil dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan baik secara perseorangan ataupun secara kelompok.

Oleh karena itu etika bisnis sangat diperlukan untuk menjalankan sebuah aktivitas agar dapat berjalan dengan baik.

Baca Selengkapnya...

Rabu, 05 Juni 2013

Manfaat dan Tujuan Membuat Perencanaan

Perencananan sangatlah penting untuk melakukan aktivitas sehari-hari dari mulai kerja, kuliah, maupun kegiatan lain. Sebelum kita melakukan suatu kegiatan harus sudah mempunyai perecanaan yang baik, agar memperoleh hasil yang memuaskan. Dalam manajemen , perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen. Karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tak akan dapat berjalan.Dalam uraian diatas maka setiap orang sudah mempunyai perencanaan dalam hidupnya, proses pembuatan perencanaan mulai dari :
1.      Menentukan tujuan perencanaan
2.      Menentukan tindakan untuk mencapai tujuan
3.      Mengembangkan dasar pemikiran kondisi mendatang
4.      Mengidentifikasi cara untuk mencapai tujuan
5.      Mengimplementasi rencana tindakan dan mengevaluasi hasilnya
Tujuan dan manfaat perencanaan :
Tujuan :
1. Standar pengawasan, yaitu mencocokkan pelaksanaan dengan perencanaannya
2. Mengetahui kapan pelaksanaan dan selesainya suatu kegiatan
3. Mengetahui siapa saja yang terlibat (struktur organisasinya), Baik kualifikasinya maupun kuantitasnya
4. Mendapatkan kegiatan yang sistematis termasuk biaya dan kualitas pekerjaan
5. Meminimalkan kegiatan-kegiatan yang tidak produktif dan menghemat, biaya, tenaga, dan waktu
6. Memberikan gambaran yang menyeluruh mengenai kegiatan pekerjaan
7. Menyerasikan dan memadukan beberapa kegiatan
8. Mendeteksi hambatan kesulitan yang bakal ditemui
9. Mengarahkan pada pencapaian tujuan

Manfaat Perencanaan :
1. Standar pelaksanaan dan pengawasan
2. Pemilihan berbagai alternatif terbaik
3. Penyusunan skala prioritas, baik sasaran maupun kegiatan
4. Menghemat pemanfaatan sumberdaya organisasi
5. Membantu manajer menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan
6. Alat memudahkan dalam berkoordinasi dengan pihak terkait
7. Alat meminimalkan pekerjaan yang tidak pasti, dan
8. Mempermudah aktivitas/kebutuhan kita
Azib muhammad iqbal
Baca Selengkapnya...

Sabtu, 04 Mei 2013

2 Tulisan Sama Topik Beda Sifat

Contoh Tulisan Bersifat Narasi :
Dua Korban Kasus Pembunuhan Akibat Facebook di Bukittinggi
Tgl: 01/05/2013 19:42 Reporter: Yudi Prama Agustino

KBRN, Bukittinggi : Jajaran Polres Bukittinggi kembali menemukan satu jenazah korban pembunuhan akibat jejaring sosial Facebook yang dilakukan oleh tersangka Wisnu Sadewa (31), Rabu (1/5/2013). Dengan demikian, korban pembunuhan oleh tersangka Wisnu bertambah jadi dua orang, setelah sebelumnya ditemukan jenazah Rusyda Nabila, panggilan Bila (16) pada Senin (29/4) sekitar pukul 22.00 WIB.

Wakapolres Bukittinggi Arif Budiman kepada RRI, mengatakan, untuk jenazah kedua yang ditemukan Rabu siang (01/05), ditemukan di semak belukar dalam kondisi telah menjadi rangka, sekitar pukul 11.30 WIB di kawasan Lungguak Batu Jorong Koto Gadang, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam. “Dugaan sementara, jenazah itu adalah jasad Nefrida Yanti (23), warga Kampung Caniago Tangah Jorong Balai Badak Nagari Batu Kambing Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam,“ jelasnya.

Secara fisik, terang Arif Budiman, tim forensik dan keluarga korban sulit mengidentifikasi jenazah, karena telah menjadi rangka. Namun, keluarga korban memastikan jika pakaian yang dikenakan korban merupakan pakaian anaknya. Sementara secara medisnya, tim forensik telah melakukan tes Deoxyribonucleic Acid (DNA) kepada korban, maupun keluarga korban. Namun, butuh waktu lama untuk melihat hasilnya, karena sampel DNA itu dikirim ke Laboratorium Mabes Polri di Jakarta.

Keterangan orangtua korban Nelta Levina (44), anaknya Nefrida Yanti, terakhir meninggalkan rumah pada hari Minggu tanggal 3 Februari 2013 sekitar pukul 07.00 WIB. Menurut dia, anaknya pergi naik travel menuju Aur Kuning, Bukittinggi, untuk bertemu dengan teman yang baru dikenalnya di Facebook. Namun, setelah itu keberadaan anaknya menjadi misterius dan tak pernah kembali ke rumah. “Katanya bertemu dengan Weli, teman barunya di Facebook, yang bekerja di Aur Kuning, Bukittinggi. Terus terang, saya tidak mengenal Weli dan tidak tahu menahu siapa Weli itu sebenarnya,” ungkap Nelta Levina.

Sementara itu, jenazah Rusyda Nabila dimakamkan setelah dilakukan otopsi dari pagi hingga siang di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi pada Rabu (1/5/2013), akhirnya tim forensik dari kepolisian memastikan bahwa jenazah yang ditemukan pada Senin (29/4/2013) malam merupakan jenazah Rusyda Nabila, panggilan Bila (16). Ayah korban, Khairis, sangat sedih ketika mendengar informasi tersebut, karena sebelumnya keluarga korban sempat meragukan jika jenazah yang ditemukan itu adalah jenazah anaknya. Salah satu yang meragukan keluarga korban adalah celana panjang parasut yang sedikit asing bagi keluarga korban. “Sebelumnya saya masih ragu, karena saya yakin Bila tidak memiliki celana panjang parasut merk Eiger, seperti yang diperlihatkan polisi kepada kami. Tapi setelah diotopsi, kami baru yakin,” ujar Khairis, orangtua laki-laki korban.  (Yudi Prama/HF)


Contoh Karangan Bersifat Argumentasi :

Pengaruh Facebook di Indonesia

Facebook, tak asing lagi rasanya mendengar kata itu. Tentu saja, bagaimana tidak? sudah lama sekali facebook masuk dalam kehidupan di bumi ini. facebook secara cepat dapat menggantikan posisi friendster. Hampir sebagian besar pengguna friendster saat ini berganti dan beralih ke facebook. Ada apa gerangan dengan semua ini?.

Facebook merupakan sebuah website yang berbasis jaringan sosial. Menurut pengamatan, ternyata facebook memberikan fasilitas yang cukup banyak bagi penggunanya. Di samping fasilitas yang didapat, pengguna diberi kemudahan dalam mengakses, dan kemudahan chating secara online dengan teman.

Di Indonesia, sekarang ini sedang heboh – hebohnya mengenai facebook. Tak hanya kalangan remaja saja, anak SD bahkan orang tua pun tak sedikit yang gila facebook. Begitu cepatnya facebook menarik perhatian masyarakat. Bahkan, sekarang ini, tak punya Facebook bisa dibilang tidak gaul. Menurut saya, facebook memiliki dampak positif dan negatif dalam kehidupan. Positifnya, facebook merupakan salah satu sarana untuk mengetahui dan mempelajari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, membuat kita tidak “gaptek” istilahnya.

Namun dilihat dari sisi negatifnya, bagi saya facebook lebih banyak merugikan. Bagaimana tidak? sebagai seorang pelajar, yang tentunya mempunyai kewajiban untuk belajar, facebook sangat mengganggu terhadap pelajaran saya, baik waktu maupun konsentrasi untuk belajar. Hampir setiap hari orang-orang buka facebook, hanya sekedar update status ataupun chating, dan banyak lagi. Dan itu hanya buang-buang waktu saja, padahal masih banyak yang lebih penting yang harus dikerjakan. Namun entah kenapa, facebook seakan menyihir para penggunanya. Siapa sih sekarang yang tidak tahu facebook?.

Belakangan ini, di masyarakat banyak kasus yang terjadi akibat facebook. Contohnya saja, kasus anak-anak perempuan yang di culik, akibat berkenalan dengan orang asing di facebook. Ada pula yang melakukan penipuan melalui facebook. Status facebook yang mungkinkata-katanya tidak tepat saja, bias menjadi masalah. Jadi sebenarnya facebook itu penting atu tidak ?.

Sumber : http://rri.co.id
                           http://ohbaru.blogspot.com/



Baca Selengkapnya...

Rabu, 03 April 2013

PERLU BAURAN KEBIJAKAN

Menteri keuangan Agus DW Martowardojo menjawab pertanyaan wartawan, di Jakarta, Selasa (2/4), menyatakan prihatin dengan inflasi yang cenderung tinggi selama Januari-Maret. Meski inflasi inti masih dalam batas wajar, tren inflasi yang tinggi tersebut harus bisa diatasi. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan, inflasi Maret sebesar 0,63 persen dibandingkan Februari, penyumbang utama inflasi Maret adalah lonjakan harga bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan jeruk.

Meroketnya harga sejumlah produk hortikultura sebagai penyumbang utama inflasi Maret, kata Agus, harus segera disikapi. “Kondisi inflasi cenderung tinggi pasti harus disikapi dengan bauran kebijakan moneter dan didukung oleh kebijakan fiskal dan kebijakan disektor riil yang harmonis. Tidak bisa diselesaikan di satu sisi saja,”kata Agus.

Secara terpisah, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Muhammad Chatib Basri menyatakan, tingginya inflasi Januari-Maret menjadi perhatian investor. “Bagi investor, dampak terbesar dari naiknya inflasi adalah adanya kemungkinan rupiah melemah sehingga return mereka lebih kecil. Ini yang membuat mereka ragu,” kata Chatib.

Kekhawatiran investor bahwa inflasi bakal tinggi, menurut Chatib, tercermin pada imbal hasil surat utang negara (SUN) yang dikeluarkan Kementerian Keuangan. Selama dua bulan terakhir, imbal hasil naik di atas 60 basis poin. Bagi pemerintah, tingginya inflasi menyebabkan harga SUN menjadi lebih murah sehingga pemerintah harus membayar utang dengan nilai yang lebih mahal.

“Stabilitas ekonomi makro harus dijaga supaya investasi tetap bisa masukkarena terus terang sekarang ini sumber pertumbuhan ekonomi hanya dua, yakni konsmsi rumah tangga dan investasi karena ekspor masih lamban dan pengeluaran pemerintah masih tumbuh negatif,” kata Chatib. (LAS)

Sumber : Kompas. Rabu, 3 April 2013 
Baca Selengkapnya...

Kamis, 06 Desember 2012

Faktor Demografi Yang Mempengaruhi Dalam Membeli Gadget

Perilaku konsumen selalu memiliki sifat yang tidak puas terhadap barang yang dibelinya, apalagi kebutuhan dalam masalah teknologi dan komunikasi. Handphone yang sekarang ini banyak menggunakan teknologi yang canggih, misalnya : handphone yang bersistem operasi android yang sekarang ini menjadi trend terbaru. Maka dari itu apa yang menyebabkan banyak konsumen memilih android, dilihat dari faktor-faktor sebagai berikut :
1.       Jenis Kelamin
Seorang konsumen baik laki-laki maupun perempuan memilih android banyak tergantung dari seleranya masing-masing dan mungkin ada juga yang memilih dari kegunaannya.
2.       Usia
Masalah umur berpengaruh terhadap pemilihan barang, apalagi sekarang dari anak sampai orang tua yang meggunakannya sebagai kebutuhan, dan bisa untuk mempermudah pekerjaannya.
3.       Penghasilan
Dari segi penghasilan handphone sekarang ini banyak yang harganya terjangkau, sehingga banyak konsumen yang memerlukannya walaupun dengan penghasilan yang cukup.
4.       Hobi
Banyak konsumen yang mempunyai sifat mengoleksi, bermain game sebagai aktivitasnya untuk menenangkan pikiran. Sekarang ini banyak handphone yang bersistem operasi android mempunyai fitur-fitur menarik bagi penggunanya.
5.       Pendidikan
Pemilihan produk yang baik tergantung konsumen, maka dari banyak konsumen dari kalangan khususnya mahasiswa sangat mempertimbangkan apa gadget itu layak untuk dibeli dengan cara mengetahui kelebihan dan kelemahan gadget tersebut.
6.       Domisili/Tempat tinggal
Indonesia mudah terpengaruh trend dari luar, sehingga banyak masyarakat indonesia apa yang menjadi trend akan diikutinya misal, android yang berfungsi banyak terhadap pekerjaan konsumen untuk mahasiswa dapat memberikan informasi  melalui internet dengan menggunakan alat yang simpel yaitu handphone, tidak perlu membuka laptop.

Handphone sangat berguna untuk mencari atau memberi  informasi. Misalnya saya yang sekarang ini menggunakan android dengan fitur yang dimilikinya sangat membantu saya dalam mencari tugas atupun informasi yang menjadikannya lebih mudah dan praktis.
Baca Selengkapnya...